Posted by: syamsudin1981 | 17 January 2009

Dunia Islam

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita sekalian berupa nikmat iman, islam, serta sehat. Sehingga kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri kita, agar lebih baik dari hari kemarin. Sholawat dan salam teruntuk baginda mulia yang tercinta kepada reformis akhlak Nabi Muhammad Saw.

Pembaca yang budiman, dalam edisi ini penulis akan mencoba membantu anda dalam mempermudah pencarian data yang berkaitan dengan “Dunia Islam”. Anda tinggal mengklik judul di bawah.

Selamat mendownload…..

Download :
1. 3 Landasan Utama (Syeikh Muhammad At-Tamimi)
2. 4 Istilah dalam Al-Qur’an
3. 20 Hujjah Golongan Anti Hadits
4. A Moslem Character
5. Awakening Between Rejection
6. Al- Adab / Al-Mufrhod (Imam Al-Bukhori)
7. Do’a Al-Ma’tsurot
8. Al – Muntalaq (Muhammad Ahmad Al-Rasyid)
9. Al-Raheeq / Al-Makhtum (Syeikh Safy Al-Rahman)
10. Allah Dalam Aqidah Islamiyah I (Imam Hasan Al-Banna)
11. Allah dalam Aqidah Islamiyah II (Imam Hasan Al-Banna)
12. Apa Artinya Anda Seorang Muslim
13. Asas-asas Akhlak dalam harakah Islamiyah
14. At-Tibyaan fii Aadaabi Hamalatil Qur’an
15. Aupices of The Ultimate Victory of Islam
16. Cara Hidup Islam
17. Darah Kebiasaan Wanita
18. Hadits Shahih Bukhori
19. Hadits 40 (Arba’ina Nawawi)
20. Asas-Asas Islam
21. Aqidah Salaf dan Khalaf
22. Bagaimana Menyeru Kepada Islam
23. Beberapa Studi Tentang Islam (Sayyid Quthb)
24. Berkenalan dengan Al-Qur’an
25. Biografi dan Karomah Syuhada Jihad Bosnia
26. Boikot Israel
27. Bukti Ikhlas
28. Dasar-Dasar Islam
29. Dusta Atas Nabi
30. Ikhtilaf
31. Islam Da’wah yang Syumul
32. Islam dan Jahiliyyah
33. Isu Wahabi
34. Jihad
35. Khulafaur Rosyidin
36. Musik Menurut Islam
37. Panduan Musyafir
38. Pedoman Bermazhab
39. Pemikiran Salafi
40. Peranan Pelajar
41. Proses Revolusi Islam
42. Puasa
43. Qodho dan Qodhar
44. Tanggung Jawab Pemuda
45. Sistem Masyarakat (Halal,Haram,Zakat)
46. Syahadatul Haq
47. Syaksiyah atau Hujjah
48. Tuntutan Bertaubat
49. Zikir Ust. Aqeel hay
50. Zikir Ust. Badrul Amin

Atas keterbatasan data yang berhasil saya himpun, mohon maaf atas kekurangan dan kehilafan penulis.

Billahittaufik wal Hidayah

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh…

Posted by: syamsudin1981 | 17 January 2009

Indra Ke Enam

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh,

Syukur alhamdulillah, yang telah memberikan kita sekalian dalam keadaan sehat, kuat iman dan islam. Sholawat dan salam terkhusus baginda Muhammad Saw.

Pembaca yang budiman, dalam wacana ini kami mengundang komentar anda dalam menyikapi beberapa contoh doa / ajian pengasihan, apakah doa / ajian / bacaan ini sesuai dengan syariat islam ataukah tidak?

Sebelum mengenal tentang pengasihan, mencoba saya jelaskan tentang Indra Ke Enam terlebih dahulu.

Indra Ke Enam dalam tubuh manusia bercirikan :
1. Penglihatan yang jernih
2. Terbukanya mata hati
3. Tenang dan sabar bagaikan air di dalam gelas yang tak tersentuh.

Sebagai latihannya, adalah:
a. Tenang
Tenang dalam artian segala yang ada dalam pikiran kita usahakan kosong dari beban pikiran yang ada.
b. Atur Nafas
Apabila pikiran sudah tenang, maka langkah selanjutnya adalah mengatur nafas, hal ini bertujuan agar kita bisa mengontrol emosi, dan juga bisa dilakukan bersamaan dengan point a, jika pikiran kita belum juga bisa tenang.
c. Tujuan
Setelah keduanya berhasil kita lakukan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan arah tujuan kita. Dalam artian hal apa yang hendak kita tuju, harus sudah bisa kita niatkan dalam hati.
d. Yakin
Langkah ini adalah relatif bagi setiap orang dalam melakukan latihan, ada yang setengah2, bahakan ragu2. Usahakan niat kita haruslah yakin dan terpatri dalam hati yang paling dalam.
e. Berpikir
Berpikir dalam artian menggunakan pikiran kita dalam menentukan arah dan terus mendampingi hati kita agar tetap yakin dengan tujuan yang kita tentukan sebelumnya.

Dalam istilah jawa, kita sering mendengar kata ” Sedulur Papat Kelima Pancer” plus “Ke Enam Tunggal”
Maksudnya adalah:
a. Jiwa
b. Mata
c. Mulut
d. Tangan
e. Kaki
f. Penutup (Badan)

Keenam bagian tubuh kita lah yang harus sering kita latih, untuk menggapai indra ke enam.

Posted by: syamsudin1981 | 17 January 2009

Doa dan Pengobatan / Penangkal Sihir

santet-21Sejak jaman jahiliyyah sampai dengan sekarang, untuk sebagian orang masih mempercayai mantra sang dukun, daripada doanya ulama, kiyai, dan ustadz. Mengapa demikian? karena syetan sudah menyatu dan bercampur baur dengan manusia, hingga sungguh sangat sulit membedakannya. Syetan jaman sekarang sudah banyak profesi dan perannya dalam kehidupan manusia. Mulai dari syetan berblankon sampai dengan syetan berdasi. Dalam kehidupan nyata, manusia baik tersadar ataupun tidak, banyak dari mereka ternyata sudah terjangkit wabah dari virus syaitoniyah. Contoh kecil misal, seorang pemuda mencintai sang wanita pujaannya, namun menolaknya. Apa yang terjadi? terbesit ingatan dengan istilah ” Cinta ditolak dukun bertindak”. Nampaknya istilah ini memang menjadi motto yang sudah mendarah daging berupa keyakinan si pemuda tersebut kalau perbuatannya itu sudah dianggap lumrah dan biasa. Inilah yang harus kita waspadai, dengan cara mengamalkan doa yang tidak keluar dari ajaran islam. Doa-doa berdasarkan riwayatyang kuat dari Rasulullah Saw untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh sihir dan lain sebagainya adalah sebagai berikut:
1. Allahumma roban naasi mudzhibal ba’- sisyfi antasyafii laa Syifaa-a Illaa syifaauka Syifaa-an laa Yughodiru saqoman
” Ya Allah, Tuhan segenap manusia …! Hilangkan lah sakit dan sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh, tidak ada penyembuhan melainkan penyembuhan dari-Mu, penyembuhan yang tidak menimbulkan penyakit.” (H.R. Bukhori)

2. Bismillahi arqiika min kulli syai-in yu’- dziika wa min kulli nafsi aw ‘aini khaasidin, Allahu yasyfiika bismillahi arqiika
“Dengan nama Allah, aku meruqyahmu dari segala yang menyakitimu, dan dari kejahatan setiap diri atau dari pandangan mata yang penuh dengan kedengkian, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku meruqyahmu. ” ( Doa ini dibaca oleh malaikat jibril ketika meruqyah ‘mengobati dengan membaca ayat atau doa-doa yang shahih’ Rasulullah Saw dan dibacakan sebayak 3 kali )

> Pengobatan sihir bagi laki-laki yang tidak dapat berjimak (bersetubuh) dengan isterinya yaitu:
1. Ambil tujuh lembar daun bidara yang masih hijau, ditumbuk atau digerus dengan batu atau alat tumbuk lainnya,
2. Masukkan ke dalam bejana atau wadah,
3. Tuangkan air ke dalam wadah tersebut secukupnya untuk mandi.
4. Bacakan pada wadah atau bejana tersebut :
– Ayat Kursi (Al-Baqoroh:255)
– Surat Al-Kafiruun
– Surat Al-Ikhlash
– Surat Al-Falaq
– Surat An-Naas
– Ayat-ayat sihir dalam surat Al-A’raf (117-119)
– Surat Yunus (79-82)
– Surat Thoha (65-69)
5. Setelah selesai membaca ayat tersebut, hendaklah gerusan daun bidara yang diberi air itu diminum sedikit airnya, dan sisanya dipakai untuk mandi.
Kegunaan lainnya yaitu untuk mencari barang yang dijadikan sarana sihir (bundelan atau benda aneh di sekitar rumah dsb) lalu dimusnahkan.

Posted by: syamsudin1981 | 17 January 2009

Cara Menanggulangi Santet

santet2Syeikh Bin Baz menjelaskan cara menjaga diri dari bahaya sihir ataupun kalau sudah terjadi, yang terpenting adalah melakukan dzikir yang disyariatkan, membaca do’a dan ta’awudz (minta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sesuai tuntutan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam diantaranya :
Membaca ayat kursi (Al-Baqoroh: 255):

1. Membaca Ayat Kursi
Dalam hadits shahih disebutkan:
“Barang siapa yang membaca ayat kursi pada malam hari, Allah Swt senantiasa menjaganya, dan setan tidak mendekatinya sampai subuh”.
2. Membaca Surat Al-Ikhlas (Qulhu), Al-Falaq(Qul ‘audzu bi Rabbil Falaq…), dn An-naas (Qul’audzu bi Robbin naas…) tiap kali selesai sholat 5 waktu. Untuk setiapba’da shubuh dan ba’da maghrib maka surat itu masing-masing dibaca 3 kali, itu sesuai hadits riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasa’i.
3. Membaca dua ayat terrakhir Surat Al-Baqoroh (ayat 285 dan 286, Aamanuu rasuulu…. sampai fanshurnaa ‘alal qaumil kafiriin). Pada permulaan malam. Rasulullah Shollallohu Alaihi wa Sallam bersabda :
” Barangsiapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqoroh pada malam hari, maka cukuplah baginya.” (Muttafaq Alaih)
4. Banyak Berlindung dengan Kalimat-kalimat Allah Swt yang Sempurna.
Sabda Rasulullah Saw :
“Barang siapa yang singgah di suatu tempat dan dia mengucapkan, a’udzu bi kalimatillahit taaammaatimin syari maa kholak. ‘Aku berlindung kepada Allah yang sempurna dari kejahatan mahluk ciptaan-Nya,’ maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakannya sampai ia pergi dari tempat itu.” (H.R. Muslim)
5. Membaca Do’a di bawah ini 3 Kali pada Pagi dan Menjelang Malam:
Bismillahil Ladzi laa yadhurru ma’asmihi syay-un fil ardhi wa laa fissamaai wa huwas sami’ul ‘aliim. “Dengan menyebut nama Allah, tidak ada yang membahayakan bersama nama-Nya sesuatu apapun yang ada di bumi dan di langit, Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (H.R. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Categories